Smile For U Today and Tomorrow… (sacrifice without thinking of the reward)

smile

I just wanna share my smile for U, untuk mengubah dunia menjadi lebia baik. Melihat dunia dari sisi yang berbeda, tidak seperti dulu ketika semua nampak gelap dan menganggap tidak ada yang benar, menganggap semua hitam, menganggap tidak ada orang disisi kita. Itu semua kini sudah berlalu, mungkin semua itu adalah sebuah fase pembelajaran kehidupan dan menguji seberapa mampun kita menaklukan musuh dalam diri sendiri sehingga mencapai suatu titik yang disebut pendewasaaan….

Saya kini tidak akan memaksakan suatu keadaan sesuai kehendak saya, dimana itu hanya akan sia-sia. Semua sudah diatur oleh-NYA, mungkin kita bisa berjuang sampai suatu titik tertententu namun selebihnya kita serahkan pada yang diatas.

Kata maaf merupakan kata yang singkat namun sangat sulit untuk diucapkan entah takut akan tanggung jawab, malu atu apapun, namun kali ini saya akan melakukan hal itu meski apapun kata orang…ga usah malu, ga usah takut….permintaan maaf terutama kepada 3 orang yang mungkin belakangan ini lebih banyak terlibat dalam hidup saya, untuk pak PATRIS dan pak HARI saya minta maaf untuk semua blog, sikap ataupun perkataan yang saya ucapkan….itu semua memang tanggung jawab saya. Untuk BIO, mungkin saya rasa kamu belum benar-benar bisa menjadikan semua masalah “itu” clear, entah apa yng mengganjal karena sejauh ini nampaknya kamu benar-benar menghindari saya. Saya minta maaf atas semua kesalahan yang sengaja maupun yang ga sengaja saya lakukan, saya harap semua kembali seperti dulu saat MCF maupun awal perkuliahan, more smile and more friendly….^^….kalau itu ga merubah pandangan kamu saat ini terhadap saya itu bukan masalah, itu semua hak kamu. Tapi saya akan tetap bersikap baik layaknya seorang sahabat,,,,,,

OK, selamat menikmati sajian paket spesial“Senyum Hangat dan Sup Unconitional Love” untuk anda yang siap menikmati hari ini dengan semangat!!!!

5 Comments

  1. Woo-hoo, Agung, saluutt! Saya suka dan bahagia sekali membaca postingan ini. Thanks a lot. Now this feels like a drop of fresh water after a long, scorching drought. Ya, sebagian besar apa yg kamu katakan saya setuju banget; bahwa dengan tersenyum dan memberikan benih manis dalam diri kita, kita lah yang akhirnya berbahagia. Berbahagialah orang yang bisa memaafkan, minta maaf, dan menyebarkan semangat persaudaraan kepada sesamanya.

    Bravo, man! You rock!

    Patris

  2. yuph,,sama-sama…….
    ini semua terjadi karena proses yang telah saya alami selama ini, awalnya memang sangat berat mengakui dan meminta maaf karena selalu ada bisikan dari dalam diri :
    “helloow….!! buat apa km minta maaf?? ga penting bgt deh, rugi aja kaleee!! biar aja kayak gini….harga dirimu mana?? MALUU!!!!!…”

    dengan berbagai pertimbangan dan pemikiran yang lebih tenang akhirnya saya berani mengambil keputusan ini…… 🙂

    Agung

  3. Gung… u dont have to apologize… it’s just a process, and we understand about it… so just take it easy, never let go the hope… and shine brighter than ever… okay Gung… have a nice journey to ur dream land…. n… u never do wrong to me… ha ha ha ha, sorry also if i made some wrong with u….

    Salam persaudaraan,
    Tjoro

Leave a Reply