Mentoring Kamis 1 April 2009

oleh Patrisius

Entah kenapa mentoring hari ini sangat mengesankan. Semua mentee duduk dengan manis, dan bukan hanya manis, tapi juga kooperatif dan responsif terhadap topik diskusi tentang pengampunan dan memaafkan.

Hujan deras. Pamela dan Lili kehujanan. Bio dan Grace pinjam payung saya, dan saya bertindak terlalu cerdas (i.e. repot-repot ngeluarin payung dari mobil, padahal kalau pake mobil bisa lebih cepat dan bisa memuat beberapa mentee).

Tapi nggak tahu, saya happy sekali pada saat mentoring kemarin itu.

Some good points: “Melupakan dan memaafkan itu dua hal yang berbeda. Kita tidak bisa melupakan, karena mekanisme syaraf kita memang tidak membuat kita amnesia. Tapi sekalipun tidak melupakan suatu peristiwa atau seseorang yang melukai kita di masa lampau, kita bisa memaafkannya. Jadi,, kita tentu masih ingat peristiwa itu, tapi sudah tidak ada lagi rasa dendam atau benci terhadap si pelakunya”.

“Menyimpan dendam terhadap seseorang sama halnya seperti menggenggam wajan panas di tangan, bersiap melemparkannya ke orang yang menyakitimu. Tapi sayang, orang itu sudah lama pergi, sementara tanganmu melepuh dan gosong karena terus-menerus menggenggam wajan panas tersebut.”

One Comment

Leave a Reply