Merrieling Bertanya

by Patrisius

Merrieling, mentee saya yang paling kalem, kemarin tanya: “Pak, kenapa Machungaiwo nya kok sepi?”

Ya, gimana ya, semua pada sibuk. Menjelang akhir minggu ini saya sibuk sekali dengan berbagai urusan: penelitian, memeriksa naskah artikelnya para mentee, urusan QA, mempersiapkan materi kuliah, . . . yah, sampai sarapan kedua ini (mengisi blog Machungaiwo) agak terabaikan.

Tapi saya senang sekali Merrie bertanya seperti itu. Itu artinya dia membaca blog ini, dan ternyata kangen dengan isi tulisan teman-temannya se grup mentoring.

Merrie nih kalem, pemalu, pendiam, tapi dari tugas penulisan artikel ini saya jadi tahu bahwa dia gigih juga, tidak segan bertanya kepada saya (sesuatu yang oleh mentee yang lain jarang dilakukan).

Beberapa mentee saya ketahuan oleh saya meng copy paste naskah artikel imannya. Sedih juga kalau begini. Kenapa kau tega nian, anak-anak? . . . . Such acts are a betrayal against your own abilities.

Beberapa mentee menulis artikelnya dengan sangat bagus; saya tidak ragu merekomendasikan mereka untuk mengirimkan ke media massa. Beberapa masih perlu perbaikan; beberapa lainnya masih ancur . . . termasuk yang plagiat tadi.

Semoga Merrie membaca ini dan merasa bahwa pertanyaannya terjawab.

2 Comments

  1. ih, kamu itu pengin tau ajaaaaa, guuuunngg…
    tapi apa yang mereka pikirkan ya, waktu kopas2 gitu?? biar selese deadline aja gitu kali ya..biar dapet nilai aja kali gitu..

    wah karakter2 ma chung belum ‘kena’ brarti…

Leave a Reply