Kenapa Iklan Memikat Kita

Temukanlah sebuah iklan dan pandang baik-baik. Kenapa sebuah iklan cenderung membuat kita menatapnya lebih lama daripada sebuah judul artikel ilmiah atau berita-berita surat kabar?

Pasti karena gambarnya.

Betul. Karena manusia adalah makhluk yang mencerap stimulasi visual lewat indera penglihatannya, maka sebuah gambar yang atraktif pasti akan membuat matanya lebih lama memandangi gambar. Ketika matanya menatap gambar tersebut, benaknya mengeluarkan hormon tertentu yang membuatnya bergairah, senang, atau bahkan penasaran.

Di jaman modern ini, bahkan sudah ada ilmu yang mempelajari struktur gambar supaya bisa mengeluarkan daya pikat maksimal. Namanya, kalau tidak salah, adalah visual grammar.

Selain gambarnya, kita mendapati bahwa kata-kata yang menyertainya juga memnbuat iklan tersebut menarik. Tapi kenapa kalimat-kalimat sebuah berita atau sebuah artikel ilmiah tidak semenarik kalimat-kalimat pada iklan? Apa yang ada di dalam kalimat-kalimat iklan sehingga kita merasa dilibatkan, disapa, dan bahkan dibuat penasaran?

Mari kita mencoba membuat sebuah iklan tentang sepatu. Sepatu ini terbuat dari kulit, kokoh, namun dengan model yang sangat trendi, dan cocok untuk dipakai oleh pria maupun wanita, sekalipun tentunya harganya agak mahal.

Maka kita akan memasang foto sepasang sepatu itu, lalu menuliskan di bawahnya: “ini adalah sepasang sepatu kulit yang kokoh, trendi, cocok untuk pria maupun wanita, namun harganya tentu saja agak mahal.”

Nah, kira-kira iklan kita itu akan menarik perhatian orang lain atau tidak? Coba tanya teman Anda sekos atau saudara di rumah, apakah mereka akan tertarik oleh iklan tersebut.

Kalau ternyata iya, yah, selamat! Tanpa bersusah payah menimba ilmu analisis wacana dan advertising pun ternyata kita sudah bisa merancang iklan yang jitu. Namun, kalau ternyata tidak, mengapa?

Leave a Reply