Bermabuk-Mabukan untuk Belajar Vocabulary

Kata merupakan inti suatu bahasa. Kita bisa belajar tata bahasanya, namun tanpa menguasai kata-katanya, apalah artinya. Maka tidak heran sedemikian banyak waktu dan tenaga dicurahkan untuk menambah pengetahuan kosa kata suatu bahasa asing yang sedang dipelajari.

Jaman saya SD dulu, belajar kosa kata hanyalah terdiri dari satu daftar panjang berisi beberapa kata baru yang kemudian harus saya hafalkan satu per satu. Jaman sekarang, makin banyak para pakar mengulik hal ihwal belajar kata ini dan ini lah ringkasannya:

1. Belajar dalam Situasi yang Sama

Penelitian menunjukkan bahwa kata-kata yang dipelajari dalam konteks dan situasi tertentu akan mudah diingat kembali pada situasi dan konteks yang mirip. Artinya, kalau kita belajar beberapa kata di kelas pada jam 10 pagi, maka kata itu akan mudah diingat pada suasana dan konteks sosial yang mirip dengan kelas. Kalau kita belajar kata pada pagi hari setelah bangun, kata-kata itu juga cenderung lebih mudah diingat pada pagi hari berikutnya.

Jadi, untuk memaksimalkan manfaat gejala ini, kita bisa mulai mempelajari kata di tempat dan waktu yang sama. Kelas, meja belajar di petang hari, atau bed di pagi hari merupakan tempat yang pas untuk mempelajari kosa kata karena ketiganya akan saling menguatkan. Jangan belajar di mobil, karena sekalipun Anda bisa mengingat beberapa arti, nanti ketika harus mengingat kembali di kelas menjadi agak susah karena suasana di kelas berbeda dengan suasana di mobil.

2. Belajar dalam Kondisi Mental yang Sama

Ada beberapa gejala yang menguatkan dugaan bahwa kata yang dipelajari pada suasana dan kondisi mental tertentu akan mudah diingat ketika pembelajar itu berada pada suasana dan kondisi mental yang mirip. Kalau kita mempelajari beberapa kata pada saat kondisi mental sedang segar dan tanpa beban, kita akan mudah mengingatnya pada kondisi mental yang sama. Pada kasus yang ekstrem, ada beberapa siswa yang menghafalkan kata dalam kondisi agak mabuk setelah menenggak minuman keras. Herannya, kata-kata yang mereka hafalkan itu mudah mereka ingat kembali ketika sedang mabuk lagi pada minggu berikutnya.

Tentu saja saya tidak menyarankan pembaca untuk mabuk supaya bisa belajar Vocabulary. Pesannya adalah, jaga kondisi mental supaya tetap konstan dan tidak bergejolak. Ketika belajar dan ketika mengerjakan ujian vocabulary, kondisi yang ajeg ini akan membantu untuk mengingat kembali makna kata-kata yang sudah Anda hafalkan.

3. Belajar Berjarak

Belajar berjarak artinya mempelajari kosa kata, kemudian mengulangnya pada interval yang makin lama makin panjang. Jadi, kalau pagi ini Anda belajar 15 kata, ulangilah mengingat maknanya pada besok pagi, lalu dua hari lagi, lalu seminggu lagi, lalu sebulan lagi. Studi menunjukkan bahwa apa yang dinamakan “spaced practice” ini membantu mengingat makna kata secara akumulatif dalam jangka waktu yang lama.

Leave a Reply