Jari Kaki dan Hoki

Kecuali Anda seorang foot fetish (orang yang terangsang melihat kaki wanita), pasti Anda jarang memperhatikan bentuk kaki. Padahal konon katanya orang-orang pintar–yang celakanya sering dipandang rendah oleh orang-orang yang menganggap dirinya lebih “modern”–bentuk kaki, terutama jari-jarinya, mencerminkan kepribadian seseorang.

Berikut ini adalah bentuk kaki yang sering disebut sebagai “kaki Yunani” atau “kaki api” (flame foot). Ciri khasnya adalah jari kedua setelah jempol lebih panjang dari jari-jari lainnya, termasuk sang jempol:

Orang yang mempunyai jari kaki seperti ini kebanyakan adalah orang yang tenang baik dari segi penampilan maupun tingkah laku. Mereka juga dianggap mempunyai daya kreativitas tinggi. Sayangnya, mereka kadang-kadang impulsif alias grusa grusu kurang sabaran. Ya, memang agak kontradiktif dengan penampilannya yang tenang tadi.

Jari kaki saya seperti ini. Apakah saya punya ciri-ciri kepribadian seperti di atas? Ya, memang, tidak saya sangkal. Kalau soal kreativitas, saya kira saya cukup imajinatif dan kreatif di bidang seni tulis. Blog ini salah satunya. Satu lagi yang lebih menonjolkan sisi “gila” saya secara kreatif ada di storial.co, dimana saya memajang cerpen-cerpen saya yang mungkin Anda tidak akan pernah membayangkan bisa keluar dari seorang dosen berpembawaaan tenang dan datar nyaris membosankan.

Apakah kaki Anda seperti ini? Kalau iya, coba lihat lagi, apakah Anda punya bakat kreatif? Kalau Anda suka mendesain benda-benda, merancang benda-benda bekas menjadi barang-barang fungsional (misalnya, kaleng dibuat tabungan, atau kertas bekas dijadikan satu kemudian mewujud menjadi diary) maka besar kemungkinan kaki Anda memang secara jitu mencerminkan bakat kreatif itu.

Bentuk kaki kedua sangat tidak indah apalagi sexy. Seperti ini:

Ini disebut “kaki petani”. Cocok, bukan? Ibarat petani, kaki jenis ini tidak sexy blas karena semua jarinya berukuran sama panjang. Apalagi kalau jarinya tebal dan ukuran kakinya pendek, maka pas dengan gambaran yang orang Jawa bilang sebagai “buntek”.

Namun, orang dengan kaki seperti ini kebanyakan adalah orang yang menyenangkan. Mereka ekstrovert, pandai bergaul, supel, dan ramah. Kelebihan lainnya adalah mereka tidak grusa-grusu dalam memutuskan sesuatu, jadi tidak seimpulsif si kaki api di atas. Mereka selalu menimbang dulu baik buruknya suatu hal sebelum memutuskan sesuatu. Mereka juga dikenal bisa dipercaya dan diandalkan.

Maka bersyukurlah kalau Anda punya bentuk kaki dan jemari yang tidak indah seperti itu.

Bentuk terakhir adalah yang bisa disebut “kaki biasa-biasa aja”, seperti ini:

Orang dengan kaki seperti ini disebut “kaki udara” karena kebanyakan suka sekali berjalan-jalan. Mereka juga dikenal sebagai ekstrovert, suka akan gagasan-gagasan baru. Selain itu, mereka juga dikenal seimbang dalam proporsi badan maupun temperamennya.

Dari segi keindahan, tentunya yang paling enak dilihat adalah kaki api atau kaki biasa (dari seorang wanita, tentunya). Yah, itu sih kalau menurut pendapat saya.

Leave a Reply